PROSESI LABUHAN MERAPI 2018 – KINAHREJO CANGKRINGAN YOGYAKARTA

0
322

Kraton Yogyakarta melaksanakan upacara Labuhan setiap tahunnya. Kata “labuh” artinya mirip kata “larung” yang bermakna membuang sesuatu ke dalam air baik sungai atau laut. Secara sederhana upacara ini sendiri bisa diartikan sebagai aktivitas memberi sesaji / persembahan kepada roh halus yang berkuasa di suatu tempat. Tujuannya untuk keselamatan pribadi Sri Sultan, kraton serta rakyat Yogyakarta. Sedangkan cara pemberian sesaji tergantung dari lokasi upacara Labuhan itu sendiri. Semisal, upacara Labuhan di Pantai Parangkusumo. Di pantai itu, pelaksanaan upacara labuhan dilakukan dengan cara melemparkan sesaji ke laut. Berbeda halnya saat upacara ini dilaksanakan di gunung Merapi. Benda-benda sesaji hanya diletakkan di lereng gunung di sisi tengah atau dalam bahasa Jawa-nya disebut Kendit. Di gunung Lawu, upacara ini dilakukan di desa Dlepih. Caranya dengan meletakkan semua sesaji di atas “sela gilang” atau meja yang terbuat dari batu.

Official Account & Digital Platform

Android & IOS app : SATUMEDIA TV

Instagram : www.instagram.com/satumediatv

instagram : www.instagram.com/satumediatv.jogja

Twitter : @satumediatv

Kritik, Saran, Informasi Update : Line@ : https://line.me/R/ti/p/%40byq0458p

Web Portal : www.satumediatv.com

Website TV : www.satumedia.tv

Facebok & Fanpage : Satumedia Tv

#budayakita #Indonesia

LEAVE A REPLY